
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pengakuan Menyentuh Park Bom tentang Masa Lalu di YG Entertainment
Park Bom, mantan anggota grup 2NE1, kembali menjadi perhatian publik setelah ia mengungkapkan perasaannya melalui media sosial. Dalam unggahan terbarunya, ia menunjukkan kekecewaannya terhadap mantan agensinya, YG Entertainment. Dengan tiga foto yang dibagikan, ia menyampaikan rasa marah dan lelah yang ia rasakan selama ini.
Dalam catatan pribadinya, Park Bom menulis, “Park Bom. Aku marah, tapi terlalu lelah untuk meluapkannya sepenuhnya. Aku baru saja memulai. Semoga semua orang bisa bahagia.” Kalimat ini menjadi awal dari curahan hatinya yang penuh emosi dan kesedihan.
Ia menceritakan bagaimana dirinya pernah dihina karena penampilannya. Park Bom menulis, “Mereka bilang aku membuat wajahku terlihat seperti sampah, hanya untuk mengejekku. Padahal YG tidak pernah membayar biaya operasi plastikku. Aku membayar sendiri satu atau dua prosedur. Dengan kata lain, aku tampil di atas panggung dengan visual orang biasa.”
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa meskipun sering disindir, perusahaan tidak pernah benar-benar memberikan dukungan finansial untuk perawatan atau kebutuhan penampilannya sebagai artis.
Pengalaman Menyakitkan di Masa Lalu
Park Bom juga bercerita tentang pengalaman masa lalunya yang menyakitkan ketika seseorang di agensi tiba-tiba meminta maaf kepadanya. Ia menulis, “Suatu kali seseorang meminta maaf di tangga, katanya karena mereka telah mengeksploitasi isu operasi plastikku. Tapi setelah kupikir lagi, mereka sebenarnya tidak pernah melakukan apa pun untukku. Aku memang pergi ke klinik dermatologi, tapi semuanya kubayar sendiri.”
Selain itu, pelantun “You and I” tersebut juga membuat pengakuan mengejutkan dengan menyebut bahwa dirinya menulis semua lagu untuk YG. Ia menulis, “Aku menulis semua lagu YG. Mereka mengurungku dan memanggilku ‘Park Bom bermata satu’, lalu memaksaku menulis semuanya kecuali satu lagu. Tapi mereka tidak membayarku sepeser pun, dan namaku bahkan tidak tercantum di kredit lagu mana pun, tidak peduli sekeras apa kamu mencarinya.”
Pernyataan ini menarik perhatian publik karena jika benar, hal tersebut merupakan tuduhan serius terkait hak cipta dan eksploitasi karya.
Perasaan Tidak Dihargai
Park Bom juga menyentuh bagaimana usahanya di masa lalu seolah tidak pernah dihargai. Ia menulis, “Tidak peduli seberapa keras aku bekerja atau seberapa baik aku bernyanyi, hasilnya tidak pernah sepadan. Bahkan saat rekaman, kalau aku bukan orang pertama yang datang, mereka tidak akan membiarkanku masuk karena aku harus tertangkap di jalan. Aku bekerja mati-matian, tapi tetap saja tidak mendapat apa-apa.”
Unggahan ini muncul hanya sehari setelah ia sempat menghebohkan publik dengan membagikan salinan dokumen pengaduan hukum yang menuding pendiri YG Entertainment, Yang Hyun Suk, gagal membayar penghasilannya dari kegiatan bersama 2NE1 selama bertahun-tahun.
Dalam unggahan sebelumnya pada 22 Oktober lalu, Park Bom menulis laporan dengan menyebut Yang Hyun Suk sebagai tergugat dan menuduhnya melakukan “penipuan dan penggelapan.” Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut bertujuan untuk meminta penyelidikan menyeluruh dan hukuman hukum atas kegagalan membayar penghasilan yang seharusnya diterimanya.
Klarifikasi dari Agensi
Namun, tak lama setelah unggahan itu viral, pihak agensinya, D-Nation Entertainment, memberikan klarifikasi. Dalam pernyataannya, agensi tersebut menegaskan, “Telah dikonfirmasi bahwa gugatan tersebut tidak pernah diajukan. Park Bom sudah menerima pembayaran penuh atas aktivitasnya bersama 2NE1. Saat ini, Park Bom sedang hiatus dari semua kegiatan dan fokus pada pengobatan serta pemulihan. Kami akan terus mendukung proses pemulihannya.”
Meski demikian, warganet tetap menyoroti inkonsistensi antara pernyataan agensi dan tulisan pribadi Park Bom. Banyak yang merasa prihatin terhadap kondisi mental sang penyanyi yang tampaknya masih memendam luka mendalam dari masa lalunya di industri hiburan.
Hingga kini, postingan tersebut telah kembali dihapus dari akun Instagram Park Bom, namun isinya sudah terlanjur menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar maupun publik.
Komentar
Kirim Komentar