
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pengakuan Park Bom tentang Pengalaman Buruk di Bawah YG Entertainment
Park Bom, mantan anggota grup K-Pop legendaris 2NE1, kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan pengalaman buruk yang dialaminya selama berkarier di bawah naungan YG Entertainment. Dalam unggahan media sosialnya, ia menyampaikan keluhan terkait perlakuan tidak adil yang menurutnya diterimanya dari agensi tersebut. Bahkan, ia mengklaim telah mengajukan gugatan hukum terhadap pendiri sekaligus produser eksekutif YG Entertainment, Yang Hyun-suk.
Dalam unggahannya, Park Bom menyebut bahwa YG Entertainment tidak pernah memberikan dukungan yang layak, termasuk soal biaya operasi plastik yang ia jalani. Ia menulis bahwa agensi tersebut membuat wajahnya terlihat buruk hanya untuk ditertawakan. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa beberapa operasi plastik yang dilakukannya berasal dari uang pribadinya sendiri. "Saya naik ke atas panggung dengan wajah biasa-biasa saja," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Tidak hanya itu, Park Bom juga mengklaim bahwa dirinya menulis sebagian besar lagu milik YG Entertainment namun tidak mendapat penghargaan yang layak. Ia menyatakan bahwa YG memperlakukannya seperti orang bermata satu dan memaksanya menulis semua materi. Bahkan ketika ia bernyanyi sepenuh hati, hal itu dinilai tidak cukup oleh agensi tersebut.
Gugatan dengan Nilai Fantastis
Park Bom turut mengunggah foto dokumen yang menyerupai gugatan hukum tulisan tangan, di mana ia menuduh Yang Hyun-suk melakukan penipuan dan penggelapan dana. Dalam dokumen tersebut, ia menuntut pembayaran yang menurutnya belum pernah diterima selama bertahun-tahun atas seluruh aktivitas profesionalnya. Dalam gugatannya, Park Bom menyebut jumlah yang diajukan mencapai 4,5 kuadriliun won, setara sekitar Rp52.000 triliun, jumlah yang sangat besar dan membuat publik terkejut.
"Yang tergugat tidak membayar secara layak kepada penggugat atas keuntungan yang dihasilkan dari semua aktivitas yang melibatkan penggugat, termasuk perilisan musik, konser, siaran, iklan, acara, penulisan lirik, dan komposisi," tulis Park dalam dokumen yang diunggah.
Ia juga menambahkan bahwa lebih dari 4.000 tawaran iklan yang seharusnya ditujukan kepadanya dialihkan kepada artis lain di bawah agensi tersebut. Namun, unggahan tersebut hanya bertahan beberapa jam sebelum dihapus dari akun resminya pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Kekhawatiran Penggemar dan Klarifikasi Agensi
Tangkapan layar dari unggahan Park Bom lebih dulu menyebar di berbagai platform media sosial, memicu kekhawatiran di kalangan penggemar terkait kondisi mental dan fisik sang artis. Menanggapi hal tersebut, D-Nation Entertainment, agensi yang kini menaungi Park Bom, membantah adanya gugatan hukum terhadap YG Entertainment maupun Yang Hyun-suk.
"Park Bom saat ini telah menghentikan seluruh kegiatannya dan fokus pada perawatan serta pemulihan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu sang artis memulihkan kesehatannya," ujar perwakilan D-Nation.
Agensi tersebut juga menegaskan bahwa seluruh pendapatan Park Bom dari aktivitasnya bersama 2NE1 telah diselesaikan sepenuhnya, dan tidak ada sengketa hukum yang sedang berlangsung.
Kondisi Terkini
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak YG Entertainment maupun Yang Hyun-suk terkait klaim dan unggahan Park Bom. Penggemar berharap sang penyanyi dapat segera pulih dan mendapatkan pendampingan profesional selama masa pemulihannya.
Park Bom dikenal sebagai salah satu anggota paling populer dari grup legendaris 2NE1, yang debut di bawah YG Entertainment pada 2009. Setelah grup tersebut bubar pada 2016, Park melanjutkan karier solo di bawah agensi baru, D-Nation Entertainment.
Komentar
Kirim Komentar