Pemenang Medali Emas Thailand Dicabut | Pahlawan Penembakan Bondi

Pemenang Medali Emas Thailand Dicabut | Pahlawan Penembakan Bondi

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Pemenang Medali Emas Thailand Dicabut | Pahlawan Penembakan Bondi, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Berita Internasional Terpopuler Pekan Ini

Berikut ini adalah berita internasional yang paling banyak dibaca selama pekan terakhir. Berbagai topik menarik dan penting disajikan untuk memberikan gambaran lengkap mengenai peristiwa global yang sedang terjadi.

1. Medali Emas Pesilat Thailand Dicabut, Diserahkan ke Malaysia

Pada final pencak silat putra kelas di bawah 65 kilogram dalam SEA Games ke-33 di Impact Arena, Muang Thong Thani, Rabu (17/12/2025), pesilat Thailand, Pheeraphon Mittasan, awalnya memenangkan pertandingan dengan skor 60-57 atas pesilat Malaysia, Muhammad Izzul Irfan Marzuki. Namun, medali emas tersebut akhirnya dicabut setelah kontingen Malaysia mengajukan banding. Keputusan ini memicu drama besar dalam pertandingan tersebut.

2. Indonesia Menolak Bantuan Asing untuk Banjir Sumatera

Bencana banjir dan longsor besar melanda Pulau Sumatera pada akhir November hingga awal Desember 2025, setelah hujan deras mengguyur selama berhari-hari. Sebanyak lebih dari 950 orang dilaporkan meninggal dunia, ratusan lainnya masih hilang, dan lebih dari 770.000 warga terpaksa mengungsi. Di tengah situasi krisis tersebut, Indonesia justru menolak sejumlah bantuan asing, termasuk bantuan 30 ton beras dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban banjir di Medan.

3. Taiwan Membeli Senjata AS Senilai Rp 184 Triliun

Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan senjata senilai 11 miliar dollar AS atau sekitar Rp 184 triliun kepada Taiwan. Persetujuan ini menjadi paket penjualan senjata kedua sejak Presiden Donald Trump kembali menjabat, sebagaimana diumumkan pemerintah Taiwan pada Kamis (18/12/2025). Penjualan ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan militer China terhadap Taiwan.

4. Eropa Serukan Rakyat Siap Perang Lawan Rusia

Para pejabat keamanan Eropa kini secara terbuka menyampaikan pesan yang hampir tak terbayangkan satu dekade lalu: menyerukan agar rakyatnya bersiap menghadapi kemungkinan konflik dengan Rusia. Dalam beberapa pekan terakhir, peringatan bernada suram hampir selalu muncul dari pemerintah, militer, atau lembaga keamanan di berbagai negara Eropa. Situasi tersebut menandai pergeseran psikologis besar di "Benua Biru" yang selama puluhan tahun membangun identitasnya melalui harmoni dan kerja sama ekonomi pascaperang dunia.

5. Pesilat Vietnam Masuk RS Usai Dipukul Atlet Malaysia

Atlet pencak silat Vietnam, Nguyen Minh Triet, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera serius pada laga semifinal kelas 65 kilogram putra dalam ajang SEA Games 2025 di Thailand. Triet menerima pukulan di bagian leher dari pesilat Malaysia, Muhammad Izzu. Usai menerima pukulan tersebut, Triet langsung terjatuh dan langsung ditangani oleh tim kesehatan di arena pertandingan.

6. Perusahaan di China Akan Beri Apartemen Gratis bagi Karyawan yang Sudah Bekerja 5 Tahun

Sebuah perusahaan di China membuat iri banyak orang ketika berencana membagikan 18 unit apartemen sebagai insentif karyawan. Kebijakan itu dikeluarkan untuk mempertahankan karyawan yang sudah mengabdi selama 5 tahun. Hadiah rumah ini terungkap dalam sebuah lowongan pekerjaan yang dibagikan oleh seorang eksekutif perusahaan.

7. Ahmed El Ahmed, Pahlawan Penembakan Bondi Beach

Aksi heroik seorang warga sipil saat melumpuhkan salah satu pelaku penembakan massal di Bondi Beach, Sydney, Australia, Minggu (14/12/2025), mendapat apresiasi yang tinggi. Warga sipil tersebut tampak menyergap pelaku dari belakang dan merebut senjata yang digunakan untuk menembak secara membabi buta ke arah kerumunan. Pria tersebut bernama Ahmed El Ahmed, ayah dua anak yang aksinya diduga menyelamatkan banyak nyawa.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar