
aiotrade, JAKARTA TIMUR – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan respons terhadap berbagai pihak yang menganggap pemerintah lamban dalam menangani bencana di Sumatra. Ia menegaskan bahwa pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat telah bekerja keras sejak hari pertama bencana terjadi.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Teddy dalam konferensi pers Penanganan Bencana Sumatera yang digelar di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, pada Jumat (18/12). Ia menjelaskan bahwa pemerintah bersama masyarakat setempat telah berjuang keras untuk mengevakuasi warga dan mempercepat proses pemulihan.
“Yang ingin saya sampaikan di sini, sejak hari pertama, detik pertama, pemerintah beserta warga sudah sama-sama berjuang keras, mengevakuasi warga, dan bagaimana caranya ini segera pulih,” ujarnya.
Teddy juga merinci jumlah personel yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia menyebutkan bahwa hingga hari kedua bencana, lebih dari 50 ribu pasukan TNI-Polri, Badan SAR Nasional, serta sukarelawan telah berada di lokasi kejadian. Selain itu, sejumlah alat transportasi udara seperti helikopter dan pesawat milik TNI, Polri, Basarnas, swasta, dan Susi Air telah terbang untuk menyalurkan bantuan.
“Dan Bapak Presiden, di hari ke-5 atau ke-6, langsung ke tiga provinsi tersebut. Diikuti Bapak Wakil Presiden dan menteri-menteri lainnya,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa tidak semua aktivitas pemerintah terpampang di depan kamera. Banyak upaya yang dilakukan namun tidak tersorot oleh media. Teddy menegaskan bahwa seluruh pihak terkait berjuang keras untuk mempercepat proses pemulihan.
“Semuanya ini berjuang keras. Secepat mungkin, sejak hari pertama, detik pertama, sampai seterusnya, untuk mempercepat, gimana caranya ini segera pulih. Keadaan di sana segera pulih,” kata Teddy.
- Dalam penanganan bencana, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting.
- Bantuan logistik dan medis diberikan secara cepat dan merata.
- Pemulihan infrastruktur menjadi prioritas utama.
- Komunikasi dengan masyarakat setempat dilakukan secara terbuka dan transparan.
- Partisipasi masyarakat dalam kegiatan evakuasi dan pembersihan wilayah sangat besar.
Selain itu, Teddy juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan petugas yang telah bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka menjadi tulang punggung dalam proses pemulihan dan pencegahan risiko bencana lebih lanjut.
Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kondisi di daerah terdampak dapat segera pulih dan kembali stabil.
Komentar
Kirim Komentar