Penghentian Permanen Grand Mall Bekasi: Tidak Sesuai Gaya Hidup Baru

Penghentian Permanen Grand Mall Bekasi: Tidak Sesuai Gaya Hidup Baru

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Penghentian Permanen Grand Mall Bekasi: Tidak Sesuai Gaya Hidup Baru yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Perubahan Gaya Hidup dan Tren Konsumen yang Membawa Pengaruh Besar

Penutupan Grand Mall Bekasi secara permanen menjadi bukti nyata dari persaingan bisnis pusat perbelanjaan di kota penyangga Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menyoroti bahwa faktor utama di balik penutupan mall tersebut adalah kegagalannya beradaptasi terhadap perubahan gaya hidup dan tren konsumen yang berkembang pesat.

Grand Mall Bekasi berhenti beroperasi sejak awal 2025. Penutupan ini terjadi setelah pusat perbelanjaan itu mengalami penurunan jumlah pengunjung secara bertahap selama beberapa tahun terakhir. Menurut Alphonzus, hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan mall untuk mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat.

Pertumbuhan Pusat Perbelanjaan di Wilayah Bekasi

Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pusat perbelanjaan di wilayah Bekasi tumbuh sangat pesat. Banyak mall baru bermunculan dengan konsep yang lebih segar dan inovatif, menawarkan berbagai pengalaman menarik yang mampu memikat pengunjung. Kehadiran mall baru menciptakan daya tarik tersendiri melalui pengalaman berbelanja yang lebih personal dan interaktif, sehingga menjadi pilihan utama masyarakat di kawasan tersebut.

Sementara itu, mall lama yang tidak melakukan pembaruan atau inovasi justru kehilangan pesonanya. Tanpa perubahan yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan selera pengunjung, pusat perbelanjaan lama cenderung ditinggalkan masyarakat. Dampaknya, jumlah pengunjung menurun drastis, para penyewa toko ikut hengkang, dan pada akhirnya pusat perbelanjaan kesulitan untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Perubahan Tren Gaya Hidup yang Cepat

Alphonzus menilai, Bekasi merupakan salah satu wilayah penyangga Jakarta dengan gaya hidup yang sangat dinamis. Perubahan tren gaya hidup masyarakat berlangsung cepat dan menuntut pengelola mall terus berinovasi. Ia menjelaskan bahwa pusat perbelanjaan sangat identik dengan gaya hidup (lifestyle) yang mana selalu berubah setiap saat dengan sangat cepat.

Pusat perbelanjaan yang tidak mampu merespon perubahan gaya hidup tersebut maka tidak akan dipilih lagi oleh masyarakat. Penutupan Grand Mall Bekasi menjadi peringatan bagi pengelola pusat belanja lama agar tidak terlena dengan kejayaan masa lalu dan segera bertransformasi agar tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumen.

Situasi Saat Ini di Grand Mall Bekasi

Selama 2025, Grand Mall Bekasi menjadi satu-satunya mall yang resmi menghentikan operasionalnya. “Untuk tahun ini sampai saat ini baru tercatat Grand Mall Bekasi saja yang menghentikan operasionalnya,” kata Alphonzus.

Grand Mall Bekasi pernah menjadi salah satu ikon belanja dan hiburan warga Kota Bekasi, kini benar-benar sunyi. Bangunan yang berdiri megah di Jalan Jenderal Sudirman, Harapan Mulya, itu tampak gelap dan terkunci di semua pintu masuk. Tak ada lagi suara musik dari tenant, derap langkah pengunjung, atau aroma makanan cepat saji yang dulu menyambut di area food court.

Pintu utama tertutup rapat, dengan hanya tersisa tiga papan peringatan bertuliskan “Awas lantai basah” serta mesin penjual minuman yang kini tak lagi berfungsi. Dari celah kaca, terlihat lorong-lorong gelap tanpa penerangan. Di sisi timur dan barat, kondisinya serupa yakni pintu digembok, toko-toko tutup, dan papan “dijual” serta “disewakan” menghiasi deretan ruko di sekitarnya.

Salah satu gerai restoran cepat saji di samping pintu utama bahkan sudah menurunkan spanduk perpisahan: “Terima kasih sudah mensupport kami selama ini. Bila ingin mengunjungi outlet kami, silakan ke KFC Summarecon Mall Bekasi atau KFC Harapan Indah.”

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar