
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah mengumumkan data penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada bulan September 2025. Hasilnya menunjukkan penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Angka distribusi dari pabrik ke diler, atau yang dikenal dengan istilah wholesales, pada bulan ke-9 tahun ini mencapai 62.071 unit. Angka ini lebih rendah sebesar 15,1 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 73.108 unit. Selain itu, angka retail (penjualan dari diler ke konsumen) juga mengalami penurunan sebesar 12,2 persen.
Jumlah penyaluran ke konsumen langsung selama September 2025 adalah 63.723 unit. Sementara pada tahun sebelumnya, jumlahnya lebih tinggi yaitu 72.601 unit. Perbedaannya mencapai 11.037 unit untuk wholesales dan 8.878 unit untuk retail.
Meskipun ada penurunan, terdapat sedikit angka positif jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Agustus 2025, angka wholesales mencapai 61.777 unit, meningkat tipis sebesar 0,5 persen. Namun, penjualan retail justru turun sebesar 4,2 persen, dengan raihan 63.723 unit, sedangkan sebelumnya mampu mencapai 66.518 unit.

Data penjualan berdasarkan perbandingan tahunan (year-to-year) tidak jauh berbeda. Selama Januari hingga September 2025, seluruh anggota produsen berhasil mengirimkan produknya ke jaringan diler sebanyak 561.819 unit. Angka ini anjlok sebesar 11,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 633.660 unit.
Sementara itu, angka retail sepanjang tahun 2025 mencapai 585.917 unit. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mampu mengirimkan sebanyak 657.448 unit, dengan selisih sekitar 10,9 persen. Selisih antara kedua tahun tersebut mencapai sekitar 71.531 hingga 71.841 unit.
Asosiasi masih mempertahankan keyakinan bahwa target penjualan sebesar 900 ribu unit hingga akhir tahun 2025 bisa tercapai. Target ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang totalnya mencapai 865 ribu unit. Namun, proyeksi tersebut dapat saja berubah tergantung kondisi pasar.
Melihat situasi ekonomi yang tidak stabil serta daya beli masyarakat yang lemah, Ketua I Gaikindo, Jongkie, memberikan sinyal kemungkinan adanya revisi target penjualan.
“Kira-kira mungkin satu tahun penuh bisa mencapai 750 ribu hingga 800 ribu unit. Mungkin itu yang realistis di kisaran 800 ribuan perkiraannya,” ujarnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.
Komentar
Kirim Komentar