Persak Kebumen Luncurkan 25 Pemain untuk Kompetisi Liga 4 Jateng
Persatuan Sepak Bola Kebumen (Persak) resmi meluncurkan 25 pemain yang akan berkompetisi di Liga 4 Jateng. Peluncuran ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang akan dimulai pada 3 Januari 2026. Selain itu, klub juga memperkenalkan jersey yang akan digunakan selama kompetisi.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pemilihan 25 pemain ini dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan kualitas masing-masing individu. Manajemen Persak menyatakan bahwa selain pemain lokal, terdapat juga pemain yang pernah bermain di kasta lebih tinggi. Arif Budiman, manajer Persak, menuturkan bahwa masih ada kemungkinan penambahan pemain hingga mencapai batas maksimal 30 pemain sesuai regulasi.
Target Juara dan Promosi ke Liga 3
Tujuan utama Persak Kebumen dalam kompetisi Liga 4 Jateng adalah menjadi juara dan meraih promosi ke Liga 3. Untuk mencapai target tersebut, tim telah menjalani training center selama dua bulan. Arif Budiman menyatakan keyakinannya bahwa para pemain siap menghadapi kompetisi.
"Target kami adalah juara dan promosi ke Liga 3," ujarnya.
Grup F dan Jadwal Kompetisi
Berdasarkan hasil drawing, Persak tergabung dalam Grup F bersama Persik Kendal, Persikama Kabupaten Magelang, dan Persibara Banjarnegara. Awalnya, pertandingan awal dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025, namun akhirnya diundur menjadi 3 Januari 2026.
Jersey dengan Motif Khas Kebumen
Selain pemain, Persak juga memperkenalkan tiga jersey yang memiliki motif khas Kebumen. Jersey pertama berwarna merah, kedua berwarna biru, dan ketiga berwarna hijau. Perubahan warna pada jersey ketiga ini dilakukan karena sebelumnya berwarna kuning.

Kandang di Purworejo
Selama kompetisi Liga 4 Jateng, Persak Kebumen akan menggunakan Stadion Sarwo Edhie Wibowo Purworejo sebagai kandang. Hal ini dilakukan karena Stadion Candradimuka Kebumen masih dalam proses perbaikan. Pelatih Persak, Gatot Barnowo, menyampaikan targetnya yaitu membawa klub ke level yang lebih baik.
"Nama Kebumen di kancah sepak bola tidak hanya sekadar partisipasi tapi berprestasi," jelasnya.
Dukungan dari Pemkab Kebumen
Peluncuran tim dan jersey Persak Kebumen juga dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Menurutnya, peluncuran ini menjadi tanda dimulainya perjuangan tim. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kebumen terus mendorong Persak tumbuh sebagai tim yang profesional, disiplin, dan berkarakter.
"Karena itu, kami memandang penguatan fasilitas olahraga sebagai bagian penting dari upaya membangun prestasi."
Revitalisasi Stadion Candradimuka
Pemkab Kebumen sudah memulai tahap awal revitalisasi Stadion Candradimuka melalui dana APBD Perubahan 2025 dengan alokasi Rp4,2 miliar. Pekerjaan difokuskan pada penyiapan lahan dan pengerukan tanah sebagai fondasi utama lapangan, yang diarahkan memenuhi standar FIFA.
Tahap ini, lanjutnya, akan diawasi secara langsung, progresnya dipantau, dan pelaksanaannya pasti berjalan sesuai rencana. Insyaallah, setelah tahap dasar selesai, pada tahun 2026 akan dilanjutkan pemasangan rumput lapangan, lengkap dengan sistem pemeliharaan yang dirancang untuk jangka panjang.
Di sisi lain, area dalam stadion akan dibenahi serta penataan kawasan luar dan fasilitas pendukung termasuk sekretariat KONI disiapkan agar pembinaan atlet berjalan lebih rapi dan terkoordinasi.
Sementara itu, di sisi timur stadion, pengembangan sport center juga disiapkan secara bertahap. Kawasan Stadion Candradimuka akan menjadi pusat kegiatan olahraga, pusat latihan, dan pusat pembinaan atlet Kebumen yang berkelanjutan.
Komentar
Kirim Komentar