Pertamina dan BKKBN Kalsel Luncurkan Program Tamasya

Pertamina dan BKKBN Kalsel Luncurkan Program Tamasya

Kabar pemerintahan kembali mencuat. Mengenai Pertamina dan BKKBN Kalsel Luncurkan Program Tamasya, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
Pertamina dan BKKBN Kalsel Luncurkan Program Tamasya

Kolaborasi Pertamina dan BKKBN Kalsel dalam Program TAMASYA

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BKKBN Kalsel. Inisiatif ini bertujuan untuk mewujudkan generasi yang sehat dan bahagia sejak dini.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) diluncurkan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bersama Enam Menteri yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan pengasuhan anak usia dini. Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan tercipta lingkungan pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memberikan dukungan kepada dua Tempat Penitipan Anak (TPA) binaan di wilayah Ring 1 Banjarbaru, yaitu TPA Tresna Nia dan TPA Nurul Fikri. Bantuan yang diberikan berupa beberapa unit kasur dan 86 Kartu Kembang Anak (KKA) untuk mendukung kenyamanan serta pemantauan pertumbuhan anak-anak di kedua lembaga tersebut.

“Kami percaya bahwa anak-anak adalah aset berharga bangsa. Melalui Program TAMASYA, Pertamina ingin memastikan setiap anak di sekitar wilayah operasi kami tumbuh dalam lingkungan yang nyaman, aman, dan penuh kasih sayang,” ujar Dimas Budiman, AFT Manager Syamsudin Noor, pada Rabu (23/10).

Program TAMASYA merupakan bagian dari Pilar Sosial dalam program prioritas Pertamina yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan layanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan anak usia dini.

Dalam kesempatan terpisah, Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, menegaskan bahwa kolaborasi Pertamina dengan BKKBN merupakan bentuk nyata kemitraan lintas sektor yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Program TAMASYA bukan sekadar kegiatan CSR, tetapi bagian dari upaya membangun fondasi generasi masa depan yang tangguh. Pertamina hadir bukan hanya sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang menyalakan semangat kepedulian sejak usia dini,” tutur Edi Mangun.

Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor berharap Program TAMASYA dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut berperan aktif memperkuat sistem pengasuhan anak di Indonesia. Karena setiap anak berhak tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih menuju generasi masa depan yang cerdas dan bahagia.

Manfaat Program TAMASYA

  • Program TAMASYA membantu meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini
  • Menyediakan lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang
  • Memperkuat sistem pengasuhan anak melalui kolaborasi lintas sektor
  • Memberikan dukungan berupa alat dan fasilitas untuk TPA binaan
  • Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun generasi masa depan yang tangguh

Dukungan yang Diberikan

  • Beberapa unit kasur untuk kenyamanan anak-anak
  • 86 Kartu Kembang Anak (KKA) untuk pemantauan pertumbuhan
  • Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat layanan pengasuhan
  • Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BKKBN Kalsel

Tujuan Jangka Panjang

  • Menciptakan lingkungan pengasuhan yang optimal bagi anak-anak
  • Mengedepankan nilai-nilai kepedulian sejak usia dini
  • Menjadi contoh dalam kolaborasi lintas sektor untuk kesejahteraan masyarakat
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengasuhan anak usia dini


Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar