
Pengumuman Mutasi Wakapolda Polri Tahun 2025
Polri kembali melakukan rotasi terhadap sejumlah perwira tinggi dalam rangka memperkuat struktur kepolisian di berbagai daerah. Salah satu yang mendapat promosi adalah Brigjen Hengki Haryadi, yang ditunjuk sebagai Wakapolda Riau dalam mutasi akhir tahun 2025.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Brigjen Hengki Haryadi dikenal sebagai perwira reserse yang tangguh dan memiliki rekam jejak yang kuat dalam menangani kasus-kasus besar di Indonesia. Ia lulus dari Akademi Kepolisian (AKPOL) pada tahun 1996 dan telah menjabat berbagai posisi strategis sepanjang kariernya. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah tiga kali penangkapan bos preman Hercules, yaitu Rosario de Marshal, atas kasus kekerasan, pemerasan, dan pendudukan lahan.
Daftar Wakapolda Baru yang Dirotasi
Berikut adalah daftar tujuh Wakapolda baru yang dirotasi dalam mutasi terbaru:
1. Brigjen Pol Hengki Haryadi
Hengki Haryadi (51) ditunjuk menjadi Wakapolda Riau. Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini dikenal luas karena ketegasannya dalam menumpas habis aksi premanisme dan kasus-kasus besar di Indonesia.
Brigjen Hengki dikenal sebagai spesialis reserse dengan beberapa pencapaian menonjol antara lain penangkapan Rosario de Marshal alias Hercules sebanyak tiga kali (2013, 2017, dan 2018) atas kasus kekerasan, pemerasan, dan pendudukan lahan. Dia juga pernah mengungkap kasus pembunuhan berantai serial killer Wowon cs, kasus John Kei, serta membongkar sindikat perdagangan organ internasional.
Riwayat Karier:
Dirreskrimum Polda Metro Jaya
Kapolres Metro Jakarta Pusat
* Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri
2. Brigjen Pol Sulastiana
Sulastiana (53) merupakan Perwira Tinggi Polwan yang dipercaya mengisi jabatan Wakapolda Papua Barat. Penunjukan perempuan kelahiran Situbudo, Jawa Timur itu merupakan sejarah baru bagi Polda Papua Barat karena diwakili sosok Polwan.
Posisi sebelumnya ialah Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri. Brigjen Sulastiana memiliki gelar akademik Doktor (Dr.) dan telah menulis beberapa karya ilmiah atau buku dalam bidang kepolisian.
3. Brigjen Rony Samtana Tarigan
Rony Samtana (51) diangkat sebagai Wakapolda Sumatera Selatan dalam mutasi dan rotasi besar-besaran akhir tahun 2025. Rony adalah lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1993 dan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993.
Brigjen Rony Samtana sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Utara sejak Desember 2023. Dia pernah memegang sejumlah jabatan strategis antara lain Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2020), Dirreskrimsus Polda Sumut (2018–2020) hingga Kapolres Tapanuli Selatan.
4. Brigjen Pol Sonny Irawan
Sonny Irawan diangkat menjadi Wakapolda Sumatra Utara menggantikan Brigjen Rony Samtana yang digeser menjadi Wakapolda Sumsel. Brigjen Sonny merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997.
Salah satu jenderal muda dari angkatannya ini pernah menduduki jabatan strategis. Jabatan itu antara lain Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri (April 2025 – Desember 2025). Kemudian Dirlantas Polda Jawa Tengah (2023 – April 2025) saat masih berpangkat Komisaris Besar Kombes. Di bawah pimpinannya Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng meraih berbagai penghargaan, termasuk juara dalam kategori pelayanan lalu lintas tingkat nasional (IRSMS Award).
5. Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo
Adrianto Jossy Kusumo (56) dipercaya menjadi Wakapolda Kalimantan Timur dari posisi sebelumnya Wakapolda Riau yang akan ditempati Brigjen Hengki Haryadi.
Brigjen Adrianto merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Rekam jejaknya kuat di bidang reserse dan penanggulangan terorisme. Pria kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah itu pernah memimpin berbagai operasi lapangan, termasuk penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Riau.
6. Brigjen Pol Yosi Muhamartha
Yosi Muhamartha (56) ditunjuk menjadi Wakapolda Kalimantan Tengah. Jabatan terakhirnya Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat sejak Desember 2024.
Sepanjang tahun 2025, ia aktif memimpin berbagai kegiatan di wilayah Papua Barat. Termasuk pengawasan pelayanan publik bersama Ombudsman dan memimpin upacara peringatan hari besar nasional seperti Hari Sumpah Pemuda.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 memiliki keahlian serta pengalaman luas di bidang Kepolisian Perairan (Polair). Pria kelahiran Jakarta itu penah menjadi Irwasda Polda Papua dengan pangkat Komisaris Besar Polisi.
7. Kombes Murry Mirranda
Kombes Murry Mirranda dipromosikan menjadi Wakapolda Bangka Belitung. Kombes Pol Murry Mirranda nantinya akan mendapatkan kenaikan pangkat Brigadir Jenderal saat dilantik Kapolri.
Sebelum dipromosi dia menjabat Irwasda Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Irwasda Polda Maluku Utara. Kombes Murry dikenal karena aksi kemanusiaannya seperti program bedah rumah warga dan pembagian sembako secara rutin. Dia sempat menjadi kandidat penerima Hoegeng Awards 2022 karena kepedulian sosialnya yang tinggi saat bertugas di wilayah pelosok.
Komentar
Kirim Komentar