Ratusan tahanan Lapas Bondowoso diperiksa urine jelang Nataru 2025

Ratusan tahanan Lapas Bondowoso diperiksa urine jelang Nataru 2025

Info kesehatan kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Ratusan tahanan Lapas Bondowoso diperiksa urine jelang Nataru 2025, banyak fakta menarik yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.
Ratusan tahanan Lapas Bondowoso diperiksa urine jelang Nataru 2025

Upaya Kemanan Lapas Bondowoso Jelang Nataru 2025

Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, tim Lapas Klas II B Bondowoso melakukan penggeledahan menyeluruh terhadap ratusan warga binaan. Penggeledahan ini dilakukan bersama dengan tim kesehatan yang juga melakukan tes urine secara mendadak. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi lapas tetap aman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Penggeledahan dan tes urine dilakukan pada Sabtu (20/12/2025) malam. Sebanyak 120 warga binaan dites urine secara acak. Tes ini dilakukan oleh tim kesehatan Lapas Bondowoso dan langsung diawasi oleh Kalapas Bondowoso, Nunus Ananto. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan ketertiban di lingkungan lapas.

Hasil tes urine menunjukkan bahwa semua warga binaan dinyatakan negatif terkait penggunaan narkoba. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada indikasi adanya penyalahgunaan narkoba di dalam lapas. Selain itu, tim gabungan juga melakukan penggeledahan menyeluruh terhadap seluruh blok dan kamar hunian warga binaan.

Proses penggeledahan dilakukan secara detail, termasuk menggeledah hingga ke titik tersulit seperti di belakang lemari, bawah kasur, hingga lipatan kopiah milik warga binaan. Hasilnya, tidak ditemukan narkoba maupun handphone di dalam blok hunian. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan dan berpotensi mengganggu keamanan.

Beberapa barang yang diamankan antara lain alat cukur, korek api, paku, silet, kartu remi, serta benda-benda berbahan logam dan alat tajam sederhana. Barang-barang tersebut dinilai dapat disalahgunakan dan berisiko mengganggu keamanan serta ketertiban di dalam lapas.

Nunus Ananto menyebut bahwa pelaksanaan razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen pihak lapas untuk menjaga kondisi yang aman dan kondusif selama masa perayaan Nataru. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin sebagai bagian dari prosedur pengamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Tujuan dan Manfaat Razia Gabungan

Razia gabungan ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

  • Memastikan tidak ada barang berbahaya yang berada di tangan warga binaan.
  • Mencegah potensi tindakan kriminal atau gangguan ketertiban di dalam lapas.
  • Memberikan rasa aman bagi seluruh warga binaan dan staf lapas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kebijakan pengamanan yang telah diterapkan. Dengan melibatkan tim kesehatan dan petugas pengamanan, hasil yang dicapai lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kesimpulan

Kegiatan penggeledahan dan tes urine yang dilakukan oleh Lapas Klas II B Bondowoso mencerminkan komitmen pihak lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa liburan Nataru. Dengan hasil yang positif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan lapas dan meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan.


Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Jaga selalu kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar