
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kemenangan yang Mengubah Jalannya Karier Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin berhasil mencatatkan prestasi luar biasa setelah menjadi juara dalam Indonesia Masters II 2025. Pasangan muda ini sukses mengalahkan Choi Sol-gyu/Goh V Shem (Korea Selatan/Malaysia) dalam laga final yang berlangsung di GOR Pancing PBSI, Medan, Sumatra Utara, pada Minggu (26/10/2025). Pertandingan ini menunjukkan perkembangan pesat dari duo muda Indonesia tersebut.
Choi Sol-gyu dan Goh V Shem bukanlah lawan sembarangan. Goh pernah menjadi pasangan nomor satu bersama Tan Wee Kiong dan Choi, serta menjadi pahlawan Korea di final Sudirman Cup 2017 dan menjadi finalis Asian Games Hangzhou 2022. Meskipun demikian, Raymond/Joaquin tidak gentar dan mampu memenangkan pertandingan dengan skor ketat 21-18, 17-21, 24-22.
"Permainan tadi sungguh menegangkan buat kami," ujar Joaquin yang baru berusia 20 tahun dalam keterangan melalui PBSI. Ia menjelaskan bahwa di gim pertama mereka bermain menyerang karena posisi angin yang menguntungkan. Namun, di gim kedua mereka sempat unggul 11-9 tetapi tergesa-gesa untuk menyerang, sehingga membuat lawan bisa memanfaatkan kesalahan mereka.
Raymond (21 tahun) menambahkan bahwa pengalaman membuat Choi/Goh lebih tenang, termasuk dalam situasi tertinggal. Meski begitu, ia dan Joaquin memiliki motivasi dari kekalahan-kekalahan tipis sebelumnya. Contohnya saat tersingkir di semifinal Indonesia Masters I dan Kaohsiung Masters, mereka sudah mencapai poin ke-19 pada gim ketiga. Di final Al Ain Masters, mereka bahkan sempat membalikkan kedudukan dari 13-16 menjadi 17-16 untuk memaksakan rubber game.
"Tadi di poin kritis saya kayak deja vu aja karena saya pernah tiga kali final dan kalah terus di poin mepet-mepet gitu," kata Raymond. "Rasanya bebannya berat aja gitu ke sendiri karena pingin menang banget. Akhirnya lega banget saya bisa juara Super 100."
Evaluasi Positif dari Asisten Pelatih
Andrei Adistia, asisten pelatih ganda putra pratama, memberikan evaluasi positif terhadap perkembangan Raymond/Joaquin. Menurutnya, pasangan ini menunjukkan progres yang baik sejak dipasangkan awal tahun ini hingga meraih prestasi tinggi di level pra-World Tour.
Berikut adalah daftar hasil penampilan Raymond/Joaquin di berbagai event internasional:
- Singapore IC – Juara
- Sri Lanka IC – Juara
- Phuket IS – 16 Besar
- Luxembourg Open – Juara
- Denmark Challenge – Juara
- Macau Open – 32 Besar
- Indonesia Masters I – Semifinal
- Kaohsiung Masters – Semifinal
- Al Ain Masters – Runner-up
- Indonesia Masters II – Juara
"Raymond/Joaquin punya progress yang bagus," ujar Andrei. "Dari pertama kali kami pegang sudah merebut 4 gelar juara IC, final di Al Ain, semifinal di Riau (Indonesia Masters), Kaohsiung Super 100 dan semua kalahnya di poin-poin kritis. Akhirnya di Medan ini bisa pecah telur dan kami happy banget karena berarti pasangan-pasangan pratama lain juga bisa meraih gelar juara."
Tantangan di Level Lebih Tinggi
Raymond/Joaquin kini dipercaya untuk tampil di level lebih tinggi yaitu BWF World Tour. Mereka akan turun di Korea Masters 2025 (Super 300) pada 4-9 November dan Australian Open 2025 (Super 500) pada 18-23 November mendatang. Penampilan mereka hampir dipastikan karena telah menembus daftar babak utama di kedua ajang.
Di Australian Open 2025, Raymond/Joaquin bahkan akan bertanding bersama pemain-pemain Pelatnas utama, termasuk Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. "Raymond/Joaquin akan ke Korea Masters Super 300 dan Australian Open Super 500," tukas Andrei Adistia. "Kami ingin tahu level kemampuan mereka dan harapannya bisa cepat mengejar prestasi para seniornya."
Meski telah menunjukkan progres yang menjanjikan, Andrei menilai bahwa Raymond/Joaquin masih butuh pengalaman dan kematangan bermain. "Secara keseluruhan ganda putra pratama masih perlu pengembangan pola main yang lebih baik."
Komentar
Kirim Komentar