
Penundaan Pembangunan RSUD Surabaya Selatan
Warga Surabaya Selatan perlu bersabar sejenak. Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Surabaya Selatan yang awalnya dijadwalkan dimulai pada 2026 ternyata resmi ditunda. Namun, penundaan ini bukan disebabkan oleh keterbatasan dana, melainkan karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sedang fokus memperbaiki RSUD Surabaya Timur agar bisa berdiri dengan baik dan mandiri terlebih dahulu.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Aning Rahmawati, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya. Menurutnya, proyek RS Surabaya Selatan tidak termasuk dalam Rancangan APBD 2026. Alasannya adalah pemerintah ingin memastikan bahwa RSUD Surabaya Timur berjalan optimal lebih dulu.
“Iya, terkait rencana pembangunan rumah sakit Surabaya Selatan tidak ada di APBD 2026,” ujar Aning. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan disebabkan oleh pengurangan dana dari Transfer ke Daerah (TKD), tetapi karena RSUD Surabaya Timur masih membutuhkan banyak “bensin” untuk berjalan lancar, baik dari sisi SDM maupun tata kelola.
“Harapan kami, Surabaya Timur segera running well, mandiri, dan menguatkan PAD. Setelah itu baru deh, Surabaya Selatan bisa segera dibangun,” jelas Aning.
Sebagai informasi, RSUD Surabaya Timur atau yang kini dikenal dengan nama RSUD Eka Candrarini (RSEC) baru saja mulai beroperasi akhir tahun 2024 lalu. Saat ini, rumah sakit anyar tersebut sedang gencar memperluas layanan dan menambah tenaga kesehatan agar dapat memberikan pelayanan maksimal bagi warga Surabaya bagian timur.
Langkah Pemkot Surabaya ini dinilai oleh DPRD cukup strategis. Dengan memperkuat RS Surabaya Timur terlebih dahulu, diharapkan sistem layanan kesehatan di Kota Pahlawan akan menjadi lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Jadi, meskipun pembangunan RS Surabaya Selatan masih di “pause” dulu, harapan nanti bisa dibangun dengan persiapan matang, bukan asal jadi. Karena dalam urusan kesehatan, yang penting bukan cepat, tapi tepat dan siap.
Alasan Penundaan Pembangunan RSUD Surabaya Selatan
- Fokus pada RSUD Surabaya Timur: Pemkot Surabaya ingin memastikan RSUD Surabaya Timur berjalan optimal terlebih dahulu sebelum memulai pembangunan RSUD Surabaya Selatan.
- Kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM): RSUD Surabaya Timur masih membutuhkan banyak tenaga kesehatan dan sumber daya lainnya agar bisa beroperasi secara mandiri.
- Tata Kelola yang Baik: Pemkot ingin memastikan sistem tata kelola di RSUD Surabaya Timur sudah stabil sebelum melanjutkan proyek RSUD Surabaya Selatan.
- Keberlanjutan Layanan Kesehatan: Dengan memperkuat RSUD Surabaya Timur, layanan kesehatan di Surabaya akan menjadi lebih efektif dan efisien.
Perkembangan RSUD Surabaya Timur
RSUD Surabaya Timur atau RSEC baru saja mulai beroperasi akhir 2024 lalu. Saat ini, rumah sakit tersebut sedang melakukan ekspansi layanan dan menambah jumlah tenaga kesehatan. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat Surabaya bagian timur.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meskipun pembangunan RSUD Surabaya Selatan ditunda, masyarakat diharapkan memahami alasan di balik keputusan ini. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa semua fasilitas kesehatan di Surabaya telah siap dan berjalan dengan baik sebelum memulai proyek baru.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan layanan kesehatan di Surabaya akan lebih berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih baik.
Komentar
Kirim Komentar