Satelit Baru Indonesia Mengorbit Konektivitas Timur

Satelit Baru Indonesia Mengorbit Konektivitas Timur

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Satelit Baru Indonesia Mengorbit Konektivitas Timur menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.
Featured Image

Peluncuran Satelit Nusantara Lima (N5) untuk Meningkatkan Akses Digital di Seluruh Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi meluncurkan satelit baru bernama Nusantara Lima (N5) ke luar angkasa. Peluncuran ini dilakukan dari Cape Canaveral, Amerika Serikat, menggunakan roket Falcon 9 yang dikelola oleh SpaceX. Proses peluncuran ini menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur digital nasional.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa satelit N5 dirancang khusus untuk kepentingan rakyat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa kehadiran satelit ini akan membantu menghadirkan akses internet di daerah terpencil yang sebelumnya tidak memiliki jaringan telekomunikasi. "Satelit N5 adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia tanpa batas," ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Meutya Hafid menekankan bahwa peluncuran satelit N5 bertujuan memberikan keadilan akses internet bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap anak-anak di wilayah Maluku dan Papua dapat memiliki kesempatan belajar yang sama dengan anak-anak di Jakarta. Dengan adanya akses internet yang lebih merata, generasi muda di daerah terpencil akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang.

Selain itu, Meutya Hafid juga menyebut bahwa satelit N5 dapat mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan agar bisa bersaing secara setara dengan usaha di perkotaan. Ia menyebut hal ini sebagai pemerataan digital yang sesungguhnya. Dengan akses internet yang lebih baik, UMKM di daerah bisa memasarkan produk mereka secara digital dan meningkatkan pendapatan.

Peluncuran N5 juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemandirian dan kedaulatan teknologi. Transformasi digital menjadi bagian dari program strategis pemerintah agar semua rakyat Indonesia bisa merasakan manfaat pembangunan secara merata. Dengan satelit ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pengelola teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

Spesifikasi dan Manfaat Satelit N5

Satelit N5 memiliki kapasitas sebesar 160 Gbps, menjadikannya sebagai satelit komunikasi terbesar di Asia Tenggara. Kapasitas ini akan memungkinkan layanan internet yang lebih cepat dan stabil. N5 akan ditempatkan pada slot orbit strategis di 113 derajat Bujur Timur, atau yang dikenal sebagai golden spot. Lokasi ini mencakup seluruh wilayah Indonesia dan akan memperkuat konektivitas di kawasan timur.

Satelit N5 dimiliki oleh PT Satelit Nusantara Lima (SNL), yang merupakan anak usaha dari PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). SNL bekerja sama dengan beberapa perusahaan global seperti Boeing Satellite Systems, Hughes Network Systems, dan SpaceX dalam pengembangan satelit ini. Pemerintah melalui Komdigi memastikan registrasi orbit dan menjaga kedaulatan nasional dalam pengelolaan satelit ini.

Sejarah dan Peran Satelit N5

Peluncuran N5 menjadi tonggak sejarah baru dalam sejarah pengelolaan satelit Indonesia. Sebelumnya, Indonesia telah meluncurkan satelit-satelit seperti Palapa A1 pada 1976, Nusantara Satu pada 2019, dan SATRIA-1 pada 2023. Setiap peluncuran satelit ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur komunikasi dan digital.

Dengan hadirnya N5, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pengelola teknologi yang mampu memberikan manfaat langsung bagi rakyat. Satelit ini akan memperkuat posisi bangsa sebagai pusat konektivitas digital di kawasan Asia Pasifik. Dengan demikian, N5 menjadi simbol kemajuan teknologi dan komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih terhubung dan inklusif.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Satelit Baru Indonesia Mengorbit Konektivitas Timur ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar