Tepuk Sakinah Viral, Sudah Ada di Sumbar Dua Tahun Lalu

Tepuk Sakinah Viral, Sudah Ada di Sumbar Dua Tahun Lalu

Media sosial sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Tepuk Sakinah Viral, Sudah Ada di Sumbar Dua Tahun Lalu. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Featured Image

Inovasi Pendidikan di Sumatera Barat: Tepuk Sakinah yang Menyentuh Hati Calon Pengantin

Di tengah perkembangan dunia pendidikan, kini muncul inovasi baru yang mencoba mengubah cara penyampaian materi bimbingan perkawinan. Salah satu contohnya adalah "Tepuk Sakinah", yang kini viral di media sosial. Namun, di Sumatera Barat, istilah ini bukanlah hal baru. Sejak dua tahun lalu, pihak Kementerian Agama telah memperkenalkan metode ini sebagai bagian dari program bimbingan perkawinan bagi pasangan muslim.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Penjelasan tentang Tepuk Sakinah

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kemenag Sumbar, Yosef Chairul, menjelaskan bahwa Tepuk Sakinah sudah diperkenalkan secara luas di seluruh KUA (Kantor Urusan Agama) di provinsi tersebut. Menurutnya, metode ini merupakan bagian dari bimbingan perkawinan yang bertujuan untuk membantu calon pengantin memahami prinsip-prinsip dasar dalam sebuah pernikahan.

"Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi ketegangan selama proses bimbingan dan sekaligus menyampaikan pesan edukasi agar calon pengantin lebih siap menghadapi kehidupan rumah tangga," ujar Yosef.

Isi dari Tepuk Sakinah

Tepuk Sakinah terdiri dari yel-yel yang berisi lima pilar keluarga sakinah. Kelima pilar tersebut meliputi:

  • Zawaj (berpasangan)
  • Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh)
  • Mu'asyarah Bil Ma'ruf (saling cinta, hormat, menjaga, dan berbuat baik)
  • Musyawarah dan Taradhin (saling ridha)

Dengan menggunakan metode ini, calon pengantin diharapkan dapat lebih mudah memahami nilai-nilai penting dalam sebuah pernikahan.

Pendapat Psikolog tentang Tepuk Sakinah

Psikolog Universitas Andalas Sumbar, Nila Anggreiny, menilai bahwa Tepuk Sakinah memiliki dampak psikologis positif bagi calon pengantin. Menurutnya, metode ini bisa membantu menciptakan suasana yang lebih rileks dan nyaman selama bimbingan perkawinan.

"Dengan cara yang ringan dan menyenangkan, pasangan bisa lebih terbuka dan menerima materi yang disampaikan," jelas Nila.

Ia juga menekankan bahwa tujuan utama dari Tepuk Sakinah adalah untuk mengurangi ketegangan dan memudahkan calon pengantin dalam mengingat pesan-pesan penting tentang pernikahan. Namun, ia menegaskan bahwa metode ini tidak akan langsung menekan angka perceraian.

"Perkawinan dipengaruhi oleh banyak faktor. Tepuk Sakinah hanya sebagai pendukung dalam proses bimbingan, bukan solusi tunggal untuk masalah perceraian," ujar Nila.

Pentingnya Persiapan dalam Menikah

Nila menekankan bahwa persiapan mental dan pengetahuan tentang pernikahan sangat penting bagi pasangan muda. Ia menjelaskan bahwa dengan pengetahuan yang cukup, calon pengantin akan lebih siap menghadapi tantangan dalam kehidupan rumah tangga.

"Sehingga diharapkan edukasi pranikah yang terprogram mampu menyiapkan sebelum proses menikah," tambah Nila.

Dengan adanya Tepuk Sakinah, diharapkan para calon pengantin tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan bermakna dalam mempersiapkan pernikahan mereka. Dengan begitu, mereka akan memiliki bekal yang kuat untuk menjalani kehidupan bersama dengan penuh kasih dan saling pengertian.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar