Thailand dan Kamboja Sepakat Damai di KTT ASEAN, Prabowo Apresiasi Anwar Ibrahim

Thailand dan Kamboja Sepakat Damai di KTT ASEAN, Prabowo Apresiasi Anwar Ibrahim

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Thailand dan Kamboja Sepakat Damai di KTT ASEAN, Prabowo Apresiasi Anwar Ibrahim, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

KUALA LUMPUR, aiotrade

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, yang lebih dikenal sebagai Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi terhadap peran Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam menjaga persatuan antar negara anggota ASEAN. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo setelah Thailand dan Kamboja menandatangani perjanjian damai mengenai sengketa perbatasan mereka.

Perjanjian damai antara Thailand dan Kamboja ditandatangani oleh kepala pemerintahan kedua negara saat KTT ke-47 ASEAN berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada hari Minggu (26/10/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet.

Pada acara tersebut, penandatanganan perjanjian damai oleh pemimpin Thailand dan Kamboja disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim serta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dalam pidatonya di KTT ASEAN, Prabowo menyampaikan rasa apresiasinya terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim dalam menyelesaikan perselisihan antara dua negara. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia siap mendukung langkah-langkah selanjutnya dari perjanjian gencatan senjata yang telah ditandatangani oleh Thailand dan Kamboja.

Saya mengapresiasi kepemimpinan tegas Dato Seri Anwar Ibrahim dalam menyelesaikan perselisihan baru-baru ini. Indonesia siap mendukung langkah-langkah selanjutnya dari perjanjian gencatan senjata, ujar Prabowo dalam pernyataannya.

Bagi ASEAN, persatuan bukan sekadar slogan. Persatuan adalah strategi yang direncanakan untuk menjaga perdamaian dan keamanan regional.

Prabowo menambahkan bahwa ASEAN harus memperkuat koordinasi ekonomi, integrasi regional, dan transformasi digital. Ia menekankan pentingnya persatuan ASEAN di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian global.

Persatuan ASEAN juga harus tercermin dalam koordinasi, integrasi, dan transformasi ekonomi yang lebih kuat untuk menghadapi guncangan eksternal dan ketidakpastian di masa depan, tambah Prabowo.

Anwar Ibrahim, yang menjabat sebagai Ketua ASEAN periode 2025, diketahui telah menjadi mediator dalam perselisihan antara Thailand dan Kamboja yang meletus menjadi konflik bersenjata pada Juli 2025 lalu. Sebagai Ketua ASEAN, Anwar segera mengajak pemimpin kedua negara untuk merundingkan gencatan senjata di Kuala Lumpur. Pihak Thailand dan Kamboja akhirnya menyepakati gencatan senjata pada 29 Juli 2025.

Peran ASEAN dalam Menjaga Stabilitas Regional

ASEAN memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Berikut beberapa aspek utama yang menjadi fokus ASEAN:

  • Koordinasi Politik: ASEAN memastikan bahwa semua negara anggota dapat bekerja sama dalam menyelesaikan konflik dan menjaga perdamaian.
  • Integrasi Ekonomi: Proses integrasi ekonomi membantu memperkuat kerja sama antar negara anggota dalam bidang perdagangan dan investasi.
  • Transformasi Digital: Dengan perkembangan teknologi yang pesat, ASEAN memprioritaskan transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi di kawasan.

Langkah-Langkah ASEAN untuk Meningkatkan Persatuan

Beberapa langkah yang diambil oleh ASEAN untuk memperkuat persatuan antar negara anggota meliputi:

  • Meningkatkan Komunikasi: ASEAN terus memperkuat komunikasi antar negara anggota melalui forum-forum seperti KTT ASEAN.
  • Mendorong Kerja Sama Bilateral: ASEAN mendorong kerja sama bilateral antara negara-negara anggota untuk menyelesaikan sengketa secara damai.
  • Memperkuat Kelembagaan: ASEAN terus memperkuat kelembagaan dan mekanisme pengambilan keputusan agar lebih efektif dan transparan.

Kesimpulan

Peran Anwar Ibrahim sebagai mediator dalam menyelesaikan sengketa antara Thailand dan Kamboja menunjukkan komitmen ASEAN dalam menjaga perdamaian dan persatuan di kawasan. Prabowo Subianto menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah ASEAN dalam memperkuat kerja sama dan menjaga stabilitas regional. Dengan komitmen yang kuat, ASEAN dapat terus menjadi poros penting dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran di Asia Tenggara.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar