Timor Leste Resmi Bergabung dengan ASEAN sebagai Anggota ke-11

Timor Leste Resmi Bergabung dengan ASEAN sebagai Anggota ke-11

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Timor Leste Resmi Bergabung dengan ASEAN sebagai Anggota ke-11, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Timor Leste Resmi Jadi Anggota ASEAN

Timor Leste akhirnya resmi menjadi anggota terbaru dari komunitas ASEAN. Status ini diberikan dalam rangkaian KTT ASEAN yang diadakan di Malaysia pada hari Minggu (26/10). Peristiwa ini menjadi momen penting bagi kawasan Asia Tenggara, yang semakin memperkuat ikatan antar negara-negara anggota.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan pernyataan mengenai hal ini di Kuala Lumpur. Ia menekankan bahwa keanggotaan Timor Leste memberikan kekuatan baru bagi keluarga besar ASEAN. "Timor Leste akhirnya melengkapi keluarga besar ASEAN, menegaskan kembali tujuan kita serta persaudaraan di kawasan," ujarnya.

Di sisi lain, Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, menyebut proses ini sebagai perjalanan bersejarah dan panjang bagi negaranya. Ia mengungkapkan bahwa jalan yang dilalui untuk mendapatkan keanggotaan ini sangat melelahkan. "Jalan panjang sudah kami tempuh untuk mendapatkan keanggotaan ini," kata Gusmao.

Negara yang sebelumnya merupakan provinsi Indonesia ini akhirnya berhasil mendapat keanggotaan ASEAN setelah melakukan kampanye selama lebih dari 14 tahun. Proses ini tidak mudah, tetapi akhirnya berhasil melalui kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak.

Selama beberapa tahun terakhir, Indonesia telah memberikan dukungan penuh terhadap keanggotaan Timor Leste. Pada tahun 2023, saat Indonesia memegang keketuaan ASEAN, Timor Leste diberikan status observer. Hal ini menjadi langkah awal menuju pengakuan sebagai anggota penuh.

Pada KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, tanggal 11 Mei 2023, delapan pemimpin negara ASEAN sepakat menerima peta jalan bagi Timor Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN. Kesepakatan ini tercantum dalam Chairman Statement, yang menyatakan bahwa para pemimpin ASEAN mendorong Timor Leste untuk meningkatkan upaya-upaya menuju persiapan keanggotaan penuh.

Beberapa bulan kemudian, Presiden Joko Widodo menyampaikan dukungannya saat kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao di Jakarta, tanggal 4 September 2023. Ia menjelaskan bahwa Indonesia selalu mendukung aplikasi keanggotaan Timor Leste dan implementasi roadmap keanggotaan. Dukungan ini juga mencakup peningkatan kapasitas pejabat Timor Leste.

Dengan resmi menjadi anggota ASEAN, Timor Leste akan memiliki akses lebih luas dalam kerja sama ekonomi, politik, dan sosial dengan negara-negara anggota lainnya. Ini juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional di Timor Leste.

Proses ini menjadi bukti bahwa kerja sama regional dapat menciptakan dampak positif bagi semua pihak. Dengan adanya Timor Leste sebagai anggota baru, ASEAN semakin kuat dan solid dalam menghadapi tantangan global.

Langkah-Langkah Menuju Keanggotaan ASEAN

  • Kampanye Berkelanjutan: Timor Leste melakukan kampanye selama lebih dari 14 tahun untuk mendapatkan keanggotaan ASEAN.
  • Dukungan dari Negara-Negara ASEAN: Banyak negara anggota ASEAN memberikan dukungan kepada Timor Leste dalam proses keanggotaan.
  • Status Observer: Pada 2023, saat Indonesia memegang keketuaan ASEAN, Timor Leste diberikan status observer.
  • Peta Jalan: Pada KTT ke-42 ASEAN, delapan pemimpin negara ASEAN sepakat menerima peta jalan bagi Timor Leste sebagai anggota ke-11.
  • Dukungan Presiden Jokowi: Presiden Joko Widodo menyampaikan dukungannya terhadap keanggotaan Timor Leste di ASEAN.

Harapan untuk Masa Depan

Keanggotaan Timor Leste di ASEAN diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Timor Leste dan negara-negara ASEAN lainnya. Selain itu, ini juga menjadi momentum penting bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Timor Leste.

Dengan bergabungnya Timor Leste, ASEAN semakin lengkap dalam mewujudkan tujuan bersama yaitu menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan makmur. Ini juga menjadi contoh bagaimana kerja sama regional dapat menciptakan perubahan positif bagi seluruh masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar