
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Warga Cikande Memilih Pindah ke Rumah Keluarga Daripada Tempat Relokasi
Di wilayah Cikande, Kabupaten Serang, Banten, sejumlah warga yang tinggal di zona merah dan kuning radiasi zat radioaktif Cesium-137 lebih memilih untuk pindah secara mandiri ke rumah sanak keluarganya. Mereka merasa lebih nyaman tinggal di rumah keluarga dibandingkan harus menempati tempat relokasi yang disediakan oleh pemerintah.
Camat Cikande, Mochamad Agus, mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu ia bersama Pak Dandim dan Pak Kapolsek telah mengumpulkan warga, khususnya yang berada di titik F2. Sebagian besar dari mereka sudah kembali ke rumah orang tua atau sanak keluarganya.
"Kemarin kami bersama Pak Dandim dan Pak Kapolsek sudah mengumpulkan warga, terutama yang di (titik) F2. Sebagian besar sudah kembali ke rumah orangtuanya, sanak keluarganya," kata Agus kepada wartawan, Senin (20/11/2025).
Agus menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang telah menyiapkan kos-kosan atau kontrakan bagi warga yang akan direlokasi sementara selama proses dekontaminasi berlangsung. Bagi warga yang rumah sanak keluarganya jauh, pemerintah memberikan bantuan berupa tempat kos atau kontrakan.
Dari hasil koordinasi dengan warga di titik E, terdapat 8 kepala keluarga yang telah bersedia direlokasi. Namun, mereka meminta agar lokasi relokasi tidak terlalu jauh dari sekolah anak-anak mereka dan tempat kerja mereka.
"Mereka memilih untuk mengontrak di sekitar dua kilometer dari PT PMT, jadi relatif aman dari radius paparan,” ujar Agus.
Proses Relokasi yang Tidak Berjalan Cepat
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian, mengakui bahwa proses relokasi warga berjalan lambat karena ada beberapa hal yang perlu dikoordinasikan dan menyiapkan pendanaan. Ia menyatakan bahwa pihaknya harus tepat dalam menentukan siapa saja yang harus direlokasi. Selain itu, pihaknya juga harus menyiapkan aspek kehidupan masyarakat, termasuk soal pendanaan.
"Disampaikan bahwa kami juga harus tepat dalam menentukan siapa saja yang harus direlokasi. Selain relokasi, kami juga harus menyiapkan aspek kehidupannya, termasuk soal pendanaan,” ujar Yadi.
Yadi menjelaskan bahwa Pemkab Serang akan menggunakan dana tidak terduga (TT) untuk menyiapkan lokasi relokasi dan kebutuhan masyarakat. Ia berharap proses ini bisa dilaksanakan minggu ini karena situasi ini bersifat mendesak.
"Masalah pendanaan kami lakukan dengan dana TT. Mudah-mudahan minggu ini bisa dilaksanakan karena ini bersifat urgent," kata dia.
Tantangan dan Harapan
Proses relokasi ini menunjukkan betapa kompleksnya tugas pemerintah dalam menangani isu radiasi zat radioaktif. Meskipun pihak berwenang telah melakukan langkah-langkah untuk membantu warga, masih ada tantangan yang harus dihadapi, seperti penentuan lokasi yang aman, pengaturan pendanaan, dan koordinasi antar lembaga.
Warga pun tetap mempertimbangkan kebutuhan mereka sendiri, seperti akses ke sekolah dan tempat kerja, sehingga memengaruhi pilihan lokasi relokasi. Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga, harapan besar diarahkan pada penyelesaian masalah ini secara efektif dan cepat.
Komentar
Kirim Komentar