aiotrade.app,
JAKARTA – Gaya berpakaian ketat sering dianggap sebagai pilihan yang modis dan menonjolkan bentuk tubuh. Namun, penggunaan pakaian ketat dalam waktu lama dapat memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, terutama jika dikenakan setiap hari tanpa jeda.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Secara medis, pakaian yang terlalu ketat bisa menghambat sirkulasi darah dan menekan saraf, terutama di area perut, dada, dan paha. Menurut Healthline, tekanan konstan pada bagian tersebut dapat menyebabkan sensasi kesemutan, mati rasa, hingga nyeri otot. Dalam kasus ekstrem, hal ini bisa memicu kondisi yang disebut meralgia paresthetica, yaitu gangguan saraf akibat tekanan pada pangkal paha.
Selain itu, pakaian ketat di area perut juga berisiko menyebabkan asam lambung naik (GERD) karena menekan perut dan mendorong asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Hal ini bisa menyebabkan rasa panas di dada (heartburn) atau mual. Tekanan ini juga dapat memperlambat proses pencernaan, yang bisa berujung pada perut kembung, gas, dan rasa tidak nyaman.
Tidak hanya itu, pakaian berbahan sintetis yang ketat juga menciptakan lingkungan lembap dan hangat, memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Efeknya bisa berupa iritasi kulit, jerawat di punggung, atau infeksi jamur di area genital. Pakaian yang sangat ketat di sekitar dada atau perut bagian atas (seperti bra, korset, atau shapewear yang terlalu kencang) dapat membatasi pergerakan diafragma dan tulang rusuk Anda. Akibatnya, Anda mungkin cenderung mengambil napas yang lebih pendek, yang bisa membuat merasa sesak atau pusing.
Untuk mencegahnya, para ahli merekomendasikan beberapa langkah penting:
- Hindari mengenakan pakaian super ketat lebih dari 6 jam berturut-turut. Jika memungkinkan, gunakan pakaian longgar untuk aktivitas yang membutuhkan waktu lama.
- Pilih bahan bernapas seperti katun atau linen agar tubuh tetap nyaman dan tidak terlalu panas.
- Gunakan pakaian longgar saat tidur agar sirkulasi darah lancar dan tubuh bisa beristirahat dengan baik.
- Prioritaskan pakaian yang memungkinkan tubuh Anda bergerak dan bernapas dengan leluasa untuk aktivitas sehari-hari.
Pakaian ketat memang bisa menjadi pilihan gaya yang menarik, tetapi penting untuk memperhatikan kenyamanan dan kesehatan tubuh. Jangan sampai gaya berpakaian mengorbankan kesejahteraan fisik. Keseimbangan antara penampilan dan kesehatan adalah kunci utama dalam memilih pakaian yang cocok untuk kehidupan sehari-hari.
Komentar
Kirim Komentar