Mengapa Logo Apple Berbentuk Apel

Mengapa Logo Apple Berbentuk Apel "Kroak" dan Cerita di Baliknya

Jagat maya sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Mengapa Logo Apple Berbentuk Apel "Kroak" dan Cerita di Baliknya. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Featured Image

Sejarah dan Makna di Balik Nama Apple serta Logo yang Membuatnya Terkenal

Perusahaan teknologi ternama, Apple, memiliki sejarah yang kaya akan makna dan filosofi. Dari nama perusahaan hingga logo yang menjadi ikonik, setiap elemen memiliki cerita unik yang menggambarkan visi dan misi perusahaan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Penamaan Perusahaan “Apple”

Pada awalnya, ketika Steve Jobs dan Steve Wozniak memikirkan nama untuk perusahaan mereka, mereka ingin sesuatu yang sederhana namun penuh makna. Dalam film biografi “Jobs”, terdapat adegan di mana kedua pendiri tersebut sedang berkendara dan berdiskusi tentang nama perusahaan. Awalnya, Wozniak menyarankan nama “Enterprise Computers”, tetapi Jobs menolak karena dinilai terlalu mirip dengan serial Star Trek.

Tiba-tiba, Jobs mengusulkan nama “Apple”. Ia menjelaskan bahwa kata itu sederhana, mudah diingat, dan memiliki makna kuat. Menurutnya, buah apel melambangkan kehidupan, pengetahuan, dan kesederhanaan. Hal ini kemudian disepakati oleh kedua pendiri Apple.

Dalam wawancara pada 1981, Jobs juga menyatakan bahwa ia menyukai buah apel dan ingin membawa kesederhanaan kepada masyarakat melalui produk-produknya. Ini menjadi dasar dari penamaan perusahaan yang akhirnya menjadi sangat dikenal hingga saat ini.

Mengapa Apple Menggunakan Logo Buah Apel?

Logo Apple yang kita kenal sekarang adalah hasil dari proses desain yang panjang dan penuh pertimbangan. Pada awalnya, Apple menggunakan logo yang menampilkan Sir Isaac Newton duduk di bawah pohon apel. Namun, logo ini tidak bertahan lama karena dianggap kurang efektif dalam ukuran kecil dan tidak mencerminkan nilai modern yang ingin ditunjukkan oleh Apple.

Steve Jobs lalu bertemu dengan desainer Rob Janoff pada tahun 1977. Jobs memberikan pesan jelas: jangan membuat logo terlihat lucu. Janoff membuat desain yang sederhana, dengan gambar buah apel dan daun yang mengambang. Ia menambahkan gigitan di samping buah apel agar orang tidak mengira itu adalah buah ceri atau tomat.

Gigitan tersebut memiliki makna yang mendalam. Menurut Janoff, efek gigitan ini bisa dipahami oleh semua orang, karena umumnya orang menggigit buah apel dari samping. Selain itu, gigitan itu juga bisa dikaitkan dengan istilah “byte” dalam dunia komputer, yang merupakan unit informasi digital. Hal ini membuat logo Apple lebih relevan dengan fokus perusahaan di bidang teknologi.

Perubahan Warna dan Bentuk Logo

Awalnya, logo Apple berwarna pelangi dengan warna-warna tidak beraturan. Warna ini dipilih oleh Jobs untuk menunjukkan bahwa setiap individu di Apple memiliki pemikiran yang berbeda-beda. Logo ini bertahan selama 22 tahun, hingga 1998. Setelah itu, Apple mengubah warna logo menjadi lebih minimalis dan modern.

Perubahan ini dilakukan oleh perusahaan Landor and Associates, yang membuat logo lebih simetris dan geometris. Meskipun warnanya berubah, bentuk dasar logo tetap sama. Hingga saat ini, logo Apple tetap menjadi salah satu ikon paling dikenal di dunia teknologi.

Kesimpulan

Sejarah Apple tidak hanya tentang inovasi teknologi, tetapi juga tentang filosofi dan makna yang terkandung dalam setiap detail. Dari penamaan perusahaan hingga logo yang digunakan, setiap elemen memiliki cerita yang unik dan penting. Dengan logo yang sederhana namun penuh makna, Apple berhasil menciptakan identitas yang kuat dan dikenal secara global.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar