
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Bulan Rajab: Momentum untuk Menjaga Kualitas Ibadah
Saat ini kita sudah memasuki bulan Rajab 1447 Hijriah/2025 Masehi. Di mana berdasarkan kalender Masehi, 1 Rajab 1447 Hijriah jatuh pada hari Minggu, 21 Desember 2025. Rajab merupakan bulan ke-7 dalam kalender Hijriah (bulan qamariah) yang dikenal sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam dan merupakan bagian dari empat bulan haram yang memiliki kedudukan istimewa.
Dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 36, Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram”. Bulan haram tersebut, adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Disebut bulan haram, karena pada bulan-bulan tersebut umat muslim dilarang melakukan peperangan, atau perbuatan lain yang dapat menimbulkan permusuhan.
Rajab juga dikenal sebagai bulan terjadinya peristiwa Isra Mi’raj, perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang menjadi dasar diwajibkan shalat lima waktu. Peristiwa ini menambah keagungan di bulan Rajab.
Di bulan Rajab yang mulia dan penuh berkah ini, menjadi kesempatan bagi umat muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai persiapan spiritual menjelang bulan Syaban dan Ramadhan.
Amalan yang Dianjurkan di Bulan Rajab
Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan di bulan Rajab:
-
Doa Menyambut Bulan Rajab
Rasulullah SAW mengajarkan umat muslim untuk membaca doa khusus di bulan Rajab, berikut doanya:
“Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa ballighna Ramadhan.”
(Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan). -
Memperbanyak Memohon Ampunan Allah SWT
Amalan lain yang bisa dikerjakan pada bulan Rajab yaitu dengan memperbanyak memohon ampunan Allah SWT (beristigfar). Berikut sayyidul istighfar yang dibacakan Rasulullah SAW:
“Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u laka bidzanbii faghfirlii fa-innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta”.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang ku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau." -
Puasa Sunnah
Meskipun tidak ada dalil yang mengkhususkan puasa Rajab, namun dalam sebuah riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan puasa di bulan-bulan yang dimuliakan Allah, termasuk pada bulan Rajab.
Anjuran berpuasa pada bulan-bulan mulia tersebut, adalah sebuah hadist Nabi yang ditegaskan Imam Fakhruddin al-Razi dalam Mafaatiih al-Ghaib, juz 16, hal 54, yang dikutip dari laman jatim.nu.or.id. Artinya sebagai berikut:
“Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari”.
Adapun puasa sunnah tersebut sama seperti yang dilakukan di bulan-bulan yang lain di luar Ramadhan, seperti puasa sunnah Senin dan Kamis, atau puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah), dan puasa Daud. -
Amalan Sunnah Lainnya
Selain memperbanyak berdoa, beristigfar, dan puasa sunnah, di bulan Rajab ini umat muslim dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al Qur’an, bersholawat, dan memperbanyak sedekah.
Selain itu, bulan Rajab juga menjadi momen untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan antar sesama. Baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Wallahu a’lam, semoga bermanfaat.
Komentar
Kirim Komentar